Senin, 06 Februari 2017

Laut Mati di Indonesia

Pantai Tureloto adalah salah satu pantai yang memiliki kadar garam yang sangat tinggi. Bertempat di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara. Pantai ini langsung membentang ke Samudera Hindia. Warna airnya yang membiru menyejukkan pikiran serta pasirnya yang putih halus dilengkapi pula dengan hamparan karang.


Sebelumnya Tureloto hanya pantai biru dengan pasir putih, namun sejak gempa pada 2005 silam yang membuat air laut surut beberapa meter, hamparan karang muncul. Keberadaan karang di sana menambah cantiknya pemandangan.

Terletak sedikit jauh dari bibir pantai, Gugusan karang membentang menghalau besarnya ombak lautan yang menepi ke bibir pantai. Bila diperhatikan bentuk dari gugusan karang ini seakan ada kolam di pinggir pantai. Gugusan ini memebntuk setengah lingkaran mirip dengan otak manusia sehingga masyarakat sekitar menyebutnya sebagai ‘batu otak’.



Bila anda berminat berwisata ke pantai Tureloto disarankan agar berkunjung di tengah hari. Sebab, teriknya matahari malah membuat pemandangan di pantai ini menjadi gradasi biru kehijauan karena perpaduan dari lautan dan langit yang membiru. Jika begini jangan salahkan pantainya bila anda ingin mencebutkan diri.

Anda sebagai wisatawan tidak perlu merasa khawatir pada ombak untuk berenang di pantai ini, karena gugusan karang yang terbentang seakan membentengi pantai dari ombak besar, bila ombak datang maka karang-karang berfungsi sebagai pemecah ombak. Anda juga tidak perlu takut tenggelam berenang di pantai Tureloto, karena anda memang tidak akan tenggelam alias mengapung.


Tak perlu bingung sebab kadar garam yang terkandung di air laut pantai Tureloto sangat tinggi sehingga membuat tubuh anda akan mengapung. Kadar garam ini sama dengan yang ada di laut mati di Yordania. Maka tak heran banyak orang yang menjuluki pantai ini sebagai ‘Laut Matinya Indonesia’.


Check videonya tentang pantai Tureloto disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname